Kodok Hijau

kodok hijau
Kodok hijau(Rana catesbeiana ) atau lebih dikenal oleh masyarakat kodok sawah adalah kodok yang hidup disawah ,kodok jenis ini awalnya berasal dari taiwan.
Kodok biasanya akan bermunculan pada saat musim hujan, Biasanya para pencari kodok dapat tangkapan banyak jika saat musim hujan tiba, kodok dapat hidup daerah 4 musim seperti di Prancis, Belanda, Belgia, Albania, Rumania, Jerman Barat, Inggris, Denmark dan Yunani, Amerika Serikat dan Meksiko. Sedangkan di Asia yang rata rata memiliki dua musim,kodok juga banyak di budidayakan di negara ini seperti Cina, Bangladesh, Indonesia, Turki, India dan Hongkong .
Kodok termasuk dalam golongan hewan ordo Anura, yaitu golongan binatang amfibi tanpa ekor.






Kodok hijau termasuk kodok asli dari Indonesia
Di indonesia memiliki 3 jenis kodok asli selain kodok hijau dan banyak di komsumsi oleh masyarakat, yaitu :
 1. Rana Musholini (kodok batu/raksasa). Hanya terdapat di Sumatera, terutama Sumatera Barat. mencapai berat 1.5 kg. Dan panjang mencapai 22 cm

 2. Rana Limnocharis (kodok rawa), mempunyai daging yang rasanya paling enak, ukurannya hanya 8 cm.

 3. Rana Cancrivora (kodok sawah ), hidup di sawah-sawah dan badannyadapat mencapai 10 cm, badan berbercak coklat dibadannya.

 4. Rana Macrodon (kodok hijau), yang berwarna hijau dan dihiasi totol-totol coklat kehijauan dan tumbuh mencapai 15 cm.

Daging kodok memiliki kandungan gizi berupa protein hewani yang tinggi sehingga banyak di konsumsi oleh masyarakat. Selain di komsumsi sebagai makanan, daging kodok juga dijadikan obat karena dapat menyembuhkan beberapa penyakit.